Globalisasi dan digitalisasi telah mengubah cara peserta didik memperoleh informasi, membangun identitas, berinteraksi sosial, dan mengambil keputusan moral. Artikel ini bertujuan menganalisis landasan filosofis pendidikan karakter serta merumuskan arah rekonstruksi pendidikan karakter yang relevan bagi pendidikan Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui analisis isi terhadap artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan filsafat pendidikan, pendidikan karakter, kewargaan digital, nilai Pancasila, globalisasi, dan literasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa landasan ontologis pendidikan karakter menempatkan manusia sebagai subjek bermartabat yang memiliki potensi moral; landasan epistemologis menegaskan pentingnya pengetahuan, refleksi kritis, dialog, keteladanan, dan pengalaman; sedangkan landasan aksiologis mengarahkan pendidikan pada pembentukan kebajikan, tanggung jawab sosial, keadaban digital, dan kepedulian terhadap nilai kebangsaan. Tantangan globalisasi tampak pada arus nilai transnasional, individualisme, konsumerisme, dan melemahnya identitas budaya. Tantangan digitalisasi tampak pada hoaks, perundungan siber, plagiarisme, kecanduan gawai, dan krisis etika teknologi. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter perlu direkonstruksi melalui integrasi filsafat pendidikan, nilai Pancasila, literasi digital, kewargaan global, keteladanan pendidik, dan kolaborasi ekosistem pendidikan.
Copyrights © 2026