Infeksi Saluran Kemih (ISK) dan keputihan merupakan dua masalah kesehatan yang sering dialami oleh perempuan dan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan serta kualitas hidup. Data ilmiah menunjukkan bahwa ISK merupakan salah satu gangguan saluran kemih yang paling sering terjadi, yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, maupun jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab infeksi saluran kemih yang disertai keputihan (fluor albus) pada pasien di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung, serta menilai rasionalitas terapi yang diberikan berdasarkan jenis infeksi, sensitivitas patogen terhadap agen antimikroba, dan karakteristik pasien. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan metode pengumpulan data retrospektif menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola penggunaan terapi keputihan yang paling banyak diberikan adalah Fladystin Ovula (29,5%) dan Fluomizin (27,9%), serta sebagian besar terapi telah sesuai dengan pedoman klinis yang berlaku. Evaluasi rasionalitas penggunaan obat menunjukkan bahwa seluruh indikator yang dinilai, meliputi ketepatan diagnosis, ketepatan pasien, ketepatan indikasi, ketepatan pemilihan obat, ketepatan dosis, ketepatan cara pemberian, dan ketepatan waktu pemberian, mencapai tingkat kesesuaian sebesar 100%.
Copyrights © 2026