Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang besar dalam inovasi pembelajaran, khususnya bagi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dituntut mempersiapkan lulusan siap menghadapi era industri 4.0. Namun, sebagian besar guru SMK Muhammadiyah 2 Moyudan masih menerapkan model pembelajaran konvensional dan belum memanfaatkan media pembelajaran berbasis AI. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran inovatif berbasis AI. Mitra kegiatan adalah 35 orang guru SMK Muhammadiyah 2 Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap pemaparan materi, praktik penggunaan platform AI (ChatGPT, Lumen5, Gamma.app, dan Quizizz), serta pendampingan melalui Google Classroom. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada tanggal 3 Juni 2024. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan: persentase guru yang paham meningkat dari 13,3% menjadi 76,7%, sedangkan yang kurang paham menurun dari 46,7% menjadi 3,3%. Sebanyak 75% responden menyatakan pelatihan sangat bermanfaat bagi pengembangan kapasitas mereka. Kegiatan ini berkontribusi nyata pada peningkatan kualitas pembelajaran di SMK dan mendukung pencapaian SDGs tujuan Pendidikan Berkualitas.
Copyrights © 2024