Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi Guru di SMK Muhammadiyah 2 Moyudan Riana Muslikhah
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 3 No 1 (2024): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v3i1.402

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang besar dalam inovasi pembelajaran, khususnya bagi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dituntut mempersiapkan lulusan siap menghadapi era industri 4.0. Namun, sebagian besar guru SMK Muhammadiyah 2 Moyudan masih menerapkan model pembelajaran konvensional dan belum memanfaatkan media pembelajaran berbasis AI. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran inovatif berbasis AI. Mitra kegiatan adalah 35 orang guru SMK Muhammadiyah 2 Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap pemaparan materi, praktik penggunaan platform AI (ChatGPT, Lumen5, Gamma.app, dan Quizizz), serta pendampingan melalui Google Classroom. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada tanggal 3 Juni 2024. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan: persentase guru yang paham meningkat dari 13,3% menjadi 76,7%, sedangkan yang kurang paham menurun dari 46,7% menjadi 3,3%. Sebanyak 75% responden menyatakan pelatihan sangat bermanfaat bagi pengembangan kapasitas mereka. Kegiatan ini berkontribusi nyata pada peningkatan kualitas pembelajaran di SMK dan mendukung pencapaian SDGs tujuan Pendidikan Berkualitas.
Pelatihan Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Kelas bagi Guru SMK Muhammadiyah 2 Moyudan, Sleman Riana Muslikhah
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 3 No 2 (2024): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v3i2.403

Abstract

Budaya menulis karya ilmiah di kalangan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih rendah, padahal kemampuan melakukan dan mendokumentasikan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan bagian dari tuntutan profesionalisme guru sebagaimana diatur dalam Permenpan-RB Nomor 16 Tahun 2009. Guru SMK Muhammadiyah 2 Moyudan menghadapi berbagai kendala dalam penyusunan proposal PTK, meliputi keterbatasan pemahaman konsep PTK, rendahnya kemampuan penulisan akademik, minimnya akses terhadap referensi ilmiah, serta tingginya beban kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun proposal PTK serta membangun kesadaran pentingnya penelitian bagi pengembangan profesi guru. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif meliputi ceramah, demonstrasi, diskusi, dan pendampingan intensif. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 3 Juni 2024 dan dihadiri oleh 35 peserta (100% dari target). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan: persentase guru yang paham meningkat dari 13,3% menjadi 76,7% untuk materi PTK, dan dari 13,3% menjadi 76,7% untuk materi penulisan karya ilmiah. Sebanyak 70% responden menyatakan pelatihan sangat bermanfaat. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan profesionalisme guru SMK dan mendukung pencapaian SDGs tujuan Pendidikan Berkualitas.
Pelatihan Penulisan Artikel pada Jurnal Nasional Terakreditasi bagi Guru MGMP OTKP DIY Riana Muslikhah; Siti Umi Khayatun Mardiyah
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 2 No 1 (2023): ABADI: Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v2i1.411

Abstract

Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) membutuhkan pendampingan dalam menindaklanjuti hasil penelitian yang dilakukannya berupa penulisan artikel yang dapat dipublikasikan melalui jurnal ilmiah. Budaya menulis di kalangan guru masih rendah, sementara regulasi mewajibkan guru untuk menghasilkan karya tulis ilmiah sebagai syarat kenaikan pangkat berdasarkan Permenpan RB Nomor 16 Tahun 2009. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini bertujuan memberikan pelatihan penulisan artikel pada jurnal nasional terakreditasi bagi Guru MGMP Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) DIY. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada tanggal 12–13 September 2020. Materi yang disampaikan meliputi: (1) penyusunan draf proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan (2) penulisan karya tulis ilmiah berupa laporan hasil penelitian dan artikel jurnal. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, diskusi, dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada materi PTK sebesar 47,2% dan materi penulisan karya tulis ilmiah sebesar 47,8%. Kegiatan ini dihadiri oleh 111 peserta atau 400% dari target awal sebanyak 30 peserta, yang mencerminkan tingginya antusiasme dan kebutuhan guru terhadap pelatihan penulisan ilmiah.
POLA KERJA SAMA SMK KOMPETENSI KEAHLIAN OTOMATISASI DAN TATA KELOLA PERKANTORAN DENGAN MITRA DUNIA KERJA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Siti Umi Khayatun Mardiyah; Riana Muslikhah; Arwan Nur Ramadhan; Muhyadi Muhyadi; Santi Mustika Sari; Siti Ngainiyah; Ressa Nindi Puspita; Tutut Indra Kumala; Dwi Astuti
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): April : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jushpen.v3i1.2729

Abstract

This study examines the patterns of collaboration between Vocational High Schools (SMK) in the Office Automation and Management (OTKP) competency field and industry partners in the implementation of the Merdeka Belajar curriculum. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through in-depth interviews, direct observations, and documentation at five SMK Centers of Excellence in the Special Region of Yogyakarta and Central Java: SMKN 1 Depok Sleman, SMKN 1 Godean Sleman, SMKN 1 Wonosari, SMKN 2 Semarang, and SMK Muhammadiyah Muntilan Magelang. Informants were selected through purposive sampling, comprising vice principals for public relations and industry affairs, heads of OTKP competency programs, and OTKP teachers. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model encompassing data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings reveal that all schools formalized their partnerships through Memoranda of Understanding (MoU) valid for 3–5 years and initiated by the schools. Key collaboration activities include: student industrial internships (PKL/magang), guest practitioners teaching at schools, curriculum synchronization with industry inputs, industry-led recruitment of graduates, and job vacancy information dissemination through special employment exchanges (BKK). Challenges include difficulty finding competency-aligned industry partners, delays in job vacancy information, limited employer recognition of vocational competency certificates, negative impacts of the COVID-19 pandemic on students' work ethic and skills, mismatches between field tasks and OTKP competencies, and fluctuating partner capacity. Both schools and industry partners recommend a Quadruple Helix partnership model integrating government, industry, universities, and schools, alongside clearer teaching factory guidelines for the administrative field. Keywords: vocational education, school–industry partnership, Merdeka Belajar curriculum, OTKP, internship program, Quadruple Helix.