Artikel ini menjelaskan faktor-faktor yang mendorong perempuan single parent di kampung Simpang Tigo Talao. Tulisan ini menitikberatkan pada pendekatan rasional individu berdasarkan sumber daya, pertimbangan, serta pilihan yang dimiliki oleh perempuan single parent kemudian diartikan dengan teori pilihan rasional yang dikemukakan oleh James S. Coleman. Penelitian ini bertujuan mengkaji keputusan perempuan single parent yang telah menjalankan peran ganda selama bertahun-tahun. Pandangan terhadap status janda memiliki karakteristik tersendiri masyarakat sering memandang posisi perempuan single parent sebagai pihak yang rentan, namun realitas lapangan menunjukan bahwa keputusan perempuan single parent sebagai female breadwinner merupakan pilihan rasional yang berfokus pada keberlanjutan hidup keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan rasional yang mendorong perempuan single parent memilih menjadi female breadwinner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pengumpulan data menggunakan oservasi non partisipan serta wawancara mendalam dengan 13 informan yang didapat melalui teknik purposive, terdiri dari perempuan single parent, anak perempuan single parent, keluarga atau teman dari single parent, wali nagari, kepala kampung. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan perempuan single parent menjadi pencari nafkah utama dipengaruhi oleh (1) faktor ekonomi, (2) dukungan sosial, (3) stigma masyarakat, (4) tantangan perempuan single parent. Implikasi penelitian menegaskan bahwa perempuan single parent sebagai female breadwinner di kampung Simpang Tigo Talao untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan anak. Hal itu dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki dengan pertimbangan yang logis yaitu memaksimalkan reward (keuntungan) dan meminimalkan cost (kerugian).
Copyrights © 2026