Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa kelas VII dalam menyelesaikan soal operasi pecahan di SMP Swasta Prima Tembung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 20 siswa. Instrumen penelitian berupa tes yang mencakup konversi pecahan, operasi hitung, dan soal cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa masih tergolong rendah. Kesalahan yang ditemukan meliputi kesalahan konsep, kesalahan prosedural, dan kesalahan dalam memahami soal. Kesalahan paling dominan terjadi pada konversi bentuk bilangan, penjumlahan pecahan dengan penyebut berbeda, serta penyelesaian soal cerita. Hal ini menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman konsep dasar pecahan menjadi penyebab utama kesalahan siswa.
Copyrights © 2026