Penelitian ini bertujuan menganalisis wacana ekolinguistik pada berita banjir bandang di Sumatra yang dipublikasikan media daring. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Data penelitian berupa teks berita berjudul “Bencana Banjir Bandang Sumatra, Pakar UGM Sebut Akibat Kerusakan Ekosistem Hutan di Hulu DAS” yang diterbitkan pada situs resmi Universitas Gadjah Mada. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kajian pustaka. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui analisis tekstual, konteks, dan ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa dalam berita merepresentasikan hubungan erat antara kerusakan lingkungan dan terjadinya banjir bandang di Sumatra. Pilihan kata seperti “kerusakan ekosistem” dan “hutan di hulu DAS” memperlihatkan kritik terhadap aktivitas manusia yang merusak lingkungan. Selain berfungsi menyampaikan informasi, bahasa media juga membangun kesadaran ekologis masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Penelitian ini memperkuat kajian ekolinguistik dalam analisis media daring terkait isu bencana lingkungan.
Copyrights © 2026