Indonesia saat ini menghadapi transisi demografi yang signifikan ditandai dengan pesatnya peningkatan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas. Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika kehidupan lansia dalam transisi demografi sosial di Indonesia, dengan fokus pada tiga aspek utama yaitu pertumbuhan populasi lansia, perubahan peran dan kehidupan sosial lansia, serta lemahnya perlindungan lansia serta upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah meliputi jurnal, buku, laporan resmi, dan publikasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi penduduk lansia Indonesia telah mencapai 12 persen pada tahun 2024 dan diproyeksikan mencapai 20,31 persen atau sekitar 65,82 juta jiwa pada tahun 2045. Penuaan penduduk membawa implikasi besar terhadap struktur sosial dan ekonomi, meliputi perubahan peran dalam keluarga, meningkatnya isolasi sosial, serta terbatasnya akses terhadap perlindungan sosial. Sebagian besar lansia Indonesia masih ditandai dengan tingkat pendidikan rendah, pendapatan terbatas, dan ketergantungan pada dukungan keluarga. Pemerintah telah merespons melalui Strategi Nasional Kelanjutusiaan (Perpres No. 88/2021), namun implementasinya masih belum merata antarwilayah. Disimpulkan bahwa peningkatan kualitas hidup lansia memerlukan pendekatan komprehensif dan kolaboratif antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan sistem perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026