Desa Leubok Mane di Aceh Utara merupakan daerah yang sering dilanda bencana alam, yang mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur sekolah dan tantangan berat dalam mengakses air bersih. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Pengabdian Siswa (KKN) "Berdampak" dalam upaya pemulihan pasca bencana dengan memperkuat ekosistem pendidikan dan menyediakan akses air bersih. Metode yang digunakan adalah Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (ABCD), yang secara aktif melibatkan masyarakat dalam mengidentifikasi dan mengelola potensi lokal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kualitas ekosistem pendidikan melalui revitalisasi fasilitas pembelajaran dan dukungan psikososial yang meningkatkan motivasi siswa. Lebih lanjut, pembangunan sistem penyaringan air sederhana berhasil memberikan akses air minum kepada warga sekaligus meningkatkan kesadaran akan sanitasi lingkungan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara siswa dan masyarakat dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan fisik desa serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bencana di masa mendatang. Mengintegrasikan pendidikan dengan infrastruktur dasar merupakan kunci keberhasilan program pengabdian masyarakat berkelanjutan di Desa Leubok Mane
Copyrights © 2026