Penelitian ini mengkaji bagaimana latihan zig-zag run dan shuttle run meningkatkan kelincahan gerakan shadow 6 titik pada atlet bulu tangkis SMK N 1 Randudongkal. Percobaan menggunakan desain two-group pretest-posttest. Data dikumpulkan menggunakan tes latihan kaki pada 20 atlet. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS untuk normalitas, homogenitas, sampel berpasangan, dan uji t sampel independen. Kedua metode latihan menunjukkan dampak yang substansial, dengan nilai p 0,001 < 0,050 pada kedua kelompok. Nilai peningkatan rerata (2,50>1,50) menunjukkan bahwa latihan shuttle run lebih berhasil daripada latihan zig-zag run.
Copyrights © 2026