Fenomena tujuan pasangan di zaman digital sering kali terjebak dalam gambaran visual yang dangkal dan pencitraan di media sosial, sehingga melupakan nilai moral dan spiritual sebagai dasar dari suatu hubungan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi konsep tujuan pasangan dalam Al-Qur’an melalui sudut pandang Tafsir Fii Zilalil Qur’an yang ditulis oleh Sayyid Qutb dan merumuskan cara penerapannya di zaman sekarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang bersifat deskriptif-analitik dan tafsir tematik. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep hubungan ideal menurut Sayyid Qutb berfokus pada kedalaman spiritual yang mencakup nilai ketenangan, cinta aktif, dan kasih sayang yang memiliki nilai ibadah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa tujuan pasangan yang sesuai dengan nilai Qur’ani tidak hanya sebatas romantisme visual, tetapi juga kemampuan pasangan untuk saling memberi ketenangan, memperkuat ketaatan, serta menyelaraskan peran guna mencapai kebahagiaan yang diridhai Allah SWT di tengah tantangan budaya digital.
Copyrights © 2026