Dalam pendidikan tinggi sebagian kaum perempuan masih menjadi stigma negatif yang lumrah dalam masyarakat yaitu kodrat perempuan menjadi peran domestik yang berlandaskan “macak, manak, masak.” Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret jenjang pendidikan perempuan, perspektif masyarakat terhadap pentingnya pendidikan bagi perempuan, dan kendala yang menyebabkan masyarakat tidak memandang penting pendidikan tinggi bagi perempuan di Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah masyarakat, kepala desa, dan perangkat desa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan mengumpulkan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini: Kondisi potret pendidikan perempuan saat ini telah menempuh ke jenjang sarjana dan pesantren yang mendukung terwujudnya kesetaraan gender di masyarakat desa. Kemudian mengalami perkembangan terkait perspektif dimana keluarga dan masyarakat telah sadar akan pentingnya pendidikan. Dan kendala pendidikan tinggi perempuan dipengaruhi oleh faktor lingkungan, keluarga, ekonomi. Tetapi akses pendidikan perempuan mengalami peningkatan melalui dukungan beasiswa dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan tinggi bagi perempuan.
Copyrights © 2026