Permasalahan kemiskinan menjadi salah satu isu serius yang menghadang sebagian negara berkembang. Di Indonesia masih menghadapi permasalahan kemiskinan yang cukup signifikan, dikalangan sekolah menengah kejuruan (SMK). Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya lain untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh digital influencer terhadap minat siswa untuk berwirausaha, dengan efikasi diri sebagai variabel perantara. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI jurusan Bisnis Digital di SMK Ketintang, dengan jumlah sampel sebanyak 66 orang yang dipilih menggunakan metode non probabilitas dengan jenis sampel jenuh. Metode analisis yang digunakan meliputi regresi linier sederhana dan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 29. Hasil analisis menunjukkan bahwa digital influencer tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap minat berwirausaha siswa, digital influencer memiliki pengaruh signifikan terhadap efikasi diri, efikasi diri juga berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha siswa. Secara tidak langsung, digital influencer berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha melalui efikasi diri sebagai variabel intervening.
Copyrights © 2026