Pendidikan matematika saat ini dihadapkan pada berbagai masalah krusial, seperti rendahnya kreativitas, literasi numerasi, dan kemampuan memecahkan masalah di kalangan siswa, yang menuntut pendekatan yang lebih kontekstual dan inovatif. STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika) menawarkan kerangka pembelajaran interdisipliner yang dapat menjawab kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan model, metode, dan hasil pembelajaran STEAM melalui Tinjauan Literatur Sistematis terhadap artikel nasional yang terindeks Sinta dan jurnal internasional selama lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam publikasi STEAM, dominasi model berbasis proyek, serta penggunaan metode kolaboratif dan simulasi digital. Temuan penting mengungkapkan bahwa STEAM memiliki dampak kuat dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah, diikuti oleh pemahaman konseptual dan literasi numerasi. Kesimpulannya, STEAM efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, namun implementasinya memerlukan dukungan pelatihan guru dan ketersediaan sumber daya. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan integrasi sistematis STEAM ke dalam kurikulum sekolah.
Copyrights © 2026