Perkembangan teknologi informasi di era digital menuntut mahasiswa memiliki kemampuan literasi digital yang memadai untuk mendukung aktivitas akademik. Namun, beberapa mahasiswa pondok pesantren menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemanfaatan platform digital, rendahnya kemampuan menyeleksi informasi yang valid, serta minimnya keterampilan menggunakan sumber belajar berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital mahasiswa pondok pesantren dalam mendukung kapasitas akademik mereka. Metode yang digunakan adalah community development melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan praktik, dan evaluasi. Program dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penggunaan platform akademik digital, pencarian referensi ilmiah, evaluasi kredibilitas informasi, serta etika digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menunjang pembelajaran, termasuk kemampuan mengakses sumber referensi akademik secara efektif dan bijak dalam menyaring informasi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi digital melalui pendekatan community development efektif dalam meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa pondok pesantren dan mendorong terbentuknya budaya belajar adaptif di era digital.
Copyrights © 2026