Abstrak. Pendidikan abad ke-21 menuntut transformasi dalam praktik asesmen hasil belajar, dari yang bersifat konvensional menjadi asesmen digital yang lebih efisien, adaptif, dan memberikan umpan balik secara instan. Untuk menjawab tantangan tersebut, program Teacher Induction dilaksanakan di Sekolah Lentera Kasih Makassar pada awal tahun ajaran baru, dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan asesmen digital berbasis platform Wayground dan Blooket. Kegiatan ini diikuti oleh 24 guru jenjang sekolah dasar dan berlangsung dalam format pelatihan satu hari penuh yang melibatkan lima tahapan: ceramah interaktif mengenai konsep asesmen formatif dan digital, studi kasus konversi asesmen kertas ke digital, simulasi pembuatan kuis dan flashcards menggunakan Wayground, kerja kelompok dalam merancang game edukatif melalui Blooket, serta presentasi dan umpan balik langsung atas hasil kerja. Selama pelatihan, peserta menunjukkan partisipasi aktif dan antusias dalam mencoba berbagai fitur teknologi, seperti AI quiz builder dan video interaktif. Hasil evaluasi melalui survei pascapelatihan menunjukkan bahwa 90 % peserta merasa lebih percaya diri dalam menggunakan platform digital untuk asesmen, 85 % menyatakan bahwa waktu persiapan soal menjadi lebih efisien, dan 80 % menyatakan siap mengintegrasikan platform ini ke dalam praktik pembelajaran rutin. Selain peningkatan teknis, peserta juga melaporkan bahwa pengalaman kolaboratif selama pelatihan memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya asesmen sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Pelatihan ini membuktikan bahwa pendekatan aktif, kontekstual, dan berbasis teknologi dapat mendorong transformasi asesmen di lingkungan sekolah dasar. Kata Kunci: asesmen digital; Wayground; Blooket; pelatihan guru
Copyrights © 2026