Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini: Pelatihan Dasar Kepemimpinan bagi Siswa SMA Negeri 10 Kabupaten Pangkep Abdul Majid; Naufal Qadri Syarif; Hasruddin Nur; Abdurrahman Achmad; Iyan Iyan
Jurnal Bersama Pengabdian Kepada Masyarakat (SAMAMAS) Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/samamas.v2i1.553

Abstract

Fostering leadership spirit from an early age is a strategic effort to develop young generations who are responsible, confident, and capable of contributing positively to their school and community. This Community Service activity aimed to enhance students’ basic leadership knowledge and skills through a Basic Leadership Training program conducted in November 2025 at SMA Negeri 10 Kabupaten Pangkep. The implementation method consisted of preparation and coordination with the school, needs analysis, training sessions delivered through interactive lectures, group discussions, leadership simulations, reflective activities, and evaluation using questionnaires and participatory observation. The participants were students involved in school organizations and class representatives. The results indicated an improvement in students’ understanding of leadership concepts, effective communication, organizational management, teamwork, and responsible decision-making. In addition, students demonstrated increased self-confidence and collaboration skills during practical sessions and simulations. Participant evaluations showed positive responses toward the contextual and applicable training materials and methods. In conclusion, the Basic Leadership Training conducted in November 2025 at SMA Negeri 10 Kabupaten Pangkep was effective in fostering students’ leadership spirit from an early stage and is recommended to be implemented continuously as part of character development and student organization strengthening programs at school
Pendampingan Kegiatan Bakti Masyarakat sebagai Upaya Peningkatan Motivasi Belajar dan Kepedulian Lingkungan Marhani Marhani; Iyan Iyan; Nur Ilmi; Ahmad Subair; Abdul Hakim
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 05 Nomor 02 (Mei-Juli 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/rtp79n65

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Bakti Masyarakat (BAMAS) yang diselenggarakan oleh Racana KIRADEKA Kampus V Parepare Universitas Negeri Makassar (UNM) di Lejja, Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, dengan dosen berperan sebagai pendamping, fasilitator, dan evaluator kegiatan pengabdian. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kerja bakti lingkungan, pendidikan nonformal, pelatihan kepramukaan, dan kegiatan sosial-keagamaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kebersihan lingkungan, antusiasme belajar anak-anak, serta terjalinnya hubungan sosial yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan ini memberikan dampak positif baik bagi masyarakat sasaran maupun mahasiswa sebagai agen perubahan sosial.
Teacher Induction: Pelatihan Asesmen Hasil Belajar Siswa Berbasis Platform Digital Wayground dan Blooket di Sekolah Lentera Kasih Makassar Ainun Najib Alfatih; Abdul Majid; Iyan Iyan; Miftahul Jannah; Nur Ilmi
PENGABDI PENGABDI: VOL. 7, NO.1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v7i1.86040

Abstract

Abstrak. Pendidikan abad ke-21 menuntut transformasi dalam praktik asesmen hasil belajar, dari yang bersifat konvensional menjadi asesmen digital yang lebih efisien, adaptif, dan memberikan umpan balik secara instan. Untuk menjawab tantangan tersebut, program Teacher Induction dilaksanakan di Sekolah Lentera Kasih Makassar pada awal tahun ajaran baru, dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan asesmen digital berbasis platform Wayground dan Blooket. Kegiatan ini diikuti oleh 24 guru jenjang sekolah dasar dan berlangsung dalam format pelatihan satu hari penuh yang melibatkan lima tahapan: ceramah interaktif mengenai konsep asesmen formatif dan digital, studi kasus konversi asesmen kertas ke digital, simulasi pembuatan kuis dan flashcards menggunakan Wayground, kerja kelompok dalam merancang game edukatif melalui Blooket, serta presentasi dan umpan balik langsung atas hasil kerja. Selama pelatihan, peserta menunjukkan partisipasi aktif dan antusias dalam mencoba berbagai fitur teknologi, seperti AI quiz builder dan video interaktif. Hasil evaluasi melalui survei pascapelatihan menunjukkan bahwa 90 % peserta merasa lebih percaya diri dalam menggunakan platform digital untuk asesmen, 85 % menyatakan bahwa waktu persiapan soal menjadi lebih efisien, dan 80 % menyatakan siap mengintegrasikan platform ini ke dalam praktik pembelajaran rutin. Selain peningkatan teknis, peserta juga melaporkan bahwa pengalaman kolaboratif selama pelatihan memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya asesmen sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Pelatihan ini membuktikan bahwa pendekatan aktif, kontekstual, dan berbasis teknologi dapat mendorong transformasi asesmen di lingkungan sekolah dasar. Kata Kunci: asesmen digital; Wayground; Blooket; pelatihan guru 
Analisis Kebutuhan Sarana dan Prasarana Pembelajaran Jasmani dan Olahraga di SLB Kabupaten Dompu Amal Fauqi; Rizky Aris Munandar; Iyan Iyan
JANAH: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) "AMANAH"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/janah.v2i1.16

Abstract

Ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran jasmani dan olahraga merupakan faktor krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, khususnya di Sekolah Luar Biasa (SLB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan jasmani di SLB Kabupaten Dompu dengan menyoroti aspek ketersediaan, kelayakan, dan pemanfaatannya. Pendekatan studi kasus digunakan dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan guru pendidikan jasmani dan kepala sekolah, serta dokumentasi. Temuan menunjukkan Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dari 7 SLB negeri maupun swasta sebagian besar mengalami keterbatasan fasilitas yang tidak sesuai standar dan kurang dimanfaatkan secara optimal. Hal ini berdampak negatif terhadap efektivitas pembelajaran. Implikasi dari hasil Studi ini merekomendasikan perlunya intervensi strategis dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan guna meningkatkan mutu pendidikan jasmani di SLB.