Pendidikan vokasional adalah pendidikan khusus yang menjadi wahana peserta didik di mana suatu aktivitas di dalamnya merupakan proses pelayanan jasa yang menyiapkan peserta didik untuk memiliki kompetensi pada vokasional tertentu. Peserta didik datang untuk mendapatkan pelayanan, sementara kepala sekolah terus-menerus berinovasi memberikan pelayanan yang terbaik untuk kemajuan sekolah. Untuk proses kepemimpinan berlangsung, seorang pemimpin mengaplikasikan suatu gaya kepemimpinan tertentu dengan mengaplikasikan dua dimensi gaya kepemimpinan; baik yang berupa pola perilaku tugas maupun pola perilaku tenggang rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di pendidikan vokasional berhasil menerapkan gaya kepemimpinan demokratis dengan baik, yang terlihat dalam keterlibatan semua pihak dalam pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, serta peningkatan kolaborasi antar anggota sekolah. Dampak positif dari penerapan gaya kepemimpinan ini mencakup suasana belajar yang lebih baik, peningkatan kualitas pendidikan, serta hubungan yang lebih harmonis antara guru, staf tata usaha, siswa dan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model kepemimpinan demokratis di sekolah menengah kejuruan (SMK), serta rekomendasi untuk penguatan komunikasi dan partisipasi aktif dalam pengelolaan pendidikan. Kata kunci: Manajemen, Vokasional, Kepemimpinan, Strategi.
Copyrights © 2026