Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam asesmen menulis serta mengidentifikasi peluang dan tantangan penggunaannya dalam pembelajaran bahasa. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain evaluatif, di mana data kualitatif menjadi fokus utama dan didukung oleh data kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan dosen dan mahasiswa, serta analisis dokumen berupa tugas menulis, hasil revisi, dan umpan balik dari sistem AI. Data kuantitatif diperoleh dari skor tulisan mahasiswa sebelum dan sesudah penggunaan AI menggunakan rubrik analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI berkontribusi positif dalam meningkatkan efisiensi asesmen dan kualitas umpan balik, khususnya pada aspek teknis penulisan seperti tata bahasa, kosakata, dan mekanik. Namun, AI masih memiliki keterbatasan dalam menilai aspek yang lebih kompleks, seperti koherensi, argumentasi, dan kreativitas. Selain itu, ditemukan tantangan pedagogis dan etis, termasuk ketergantungan mahasiswa, potensi bias algoritma, serta isu keaslian karya. Secara kuantitatif, terjadi peningkatan skor tulisan mahasiswa setelah penggunaan AI, meskipun peningkatan tersebut lebih dominan pada aspek linguistik dibandingkan aspek konseptual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas integrasi AI dalam asesmen menulis sangat bergantung pada keselarasan antara teknologi, desain asesmen, dan praktik pedagogis. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model asesmen berbasis AI yang lebih valid, reliabel, dan kontekstual dengan menempatkan AI sebagai alat pendukung dalam kerangka asesmen yang kolaboratif dan berorientasi pada pembelajaran.
Copyrights © 2026