Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi literasi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran berbasis literasi digital dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes HOTS, observasi, angket literasi digital, dan wawancara. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan uji t dan N-gain, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan HOTS yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol, dengan nilai N-gain berada pada kategori sedang. Selain itu, hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa integrasi literasi digital meningkatkan keterlibatan peserta didik, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan dalam mengevaluasi dan memproduksi informasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa literasi digital berperan strategis dalam mentransformasi pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih kontekstual dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan model pembelajaran berbasis literasi digital untuk meningkatkan HOTS secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026