Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan despotisme yang tercermin dalam novel Haji Murat karya Leo Tolstoy, dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan melalui teknik triangulasi teori dan ketekunan pengamatan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa despotisme dalam novel tersebut direpresentasikan oleh kekuasaan absolut Tsar Rusia, serta militerisme dan imperialisme terhadap masyarakat Kaukasus, ditambah dengan tindak kekerasan negara terhadap warga sipil. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa karya sastra dapat menjadi media refleksi historis terhadap praktik kekuasaan represif, sekaligus memperkuat kajian sosiologi sastra dalam memahami relasi antara sastra, sejarah, dan struktur sosial masyarakat.
Copyrights © 2026