Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan untuk memberdayakan Industri Rumah Tangga (IRT) Sirup Sawo ‘Putri’ di Desa Pangkatrejo, Kecamatan Sugio, Lamongan. Mitra menghadapi permasalahan pada tiga aspek utama: (1) kualitas produk yang belum konsisten dan tidak tahan lama akibat keterbatasan teknologi produksi, (2) lemahnya sistem manajemen usaha dan pencatatan keuangan, serta (3) pemasaran yang terbatas pada promosi konvensional. Metode pelaksanaan mencakup lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi. Intervensi yang diberikan antara lain penggunaan mesin pasteurisasi, blender heavy duty, pH meter, refraktometer, serta vacuum sealer untuk meningkatkan higienitas dan daya simpan produk. Pada aspek manajemen, dilakukan pelatihan pencatatan keuangan digital, penyusunan identitas merek, dan pengarsipan usaha sederhana. Pada aspek pemasaran, diterapkan desain ulang kemasan melalui aplikasi Canva Pro, aktivasi akun media sosial (Instagram, TikTok), serta distribusi di e-commerce (Shopee, Tokopedia). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan: produk sirup mampu bertahan hingga 3 bulan tanpa pengawet, penjualan meningkat hingga 30% dalam 6 bulan, dan keterampilan manajerial mitra meningkat melalui pencatatan digital. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 8, 9, dan 12, serta mendukung penguatan ekonomi hijau berbasis potensi lokal
Copyrights © 2026