Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas upaya pengurangan limbah plastik terhadap pemulihan ekosistem laut di wilayah Asia Tenggara. Pencemaran plastik di laut telah menjadi ancaman serius bagi biodiversitas, kesehatan ekosistem, dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode field survey, pengukuran kualitas air, serta pemetaan kepadatan limbah plastik di wilayah pesisir dan perairan laut. Data dikumpulkan dari lima negara di Asia Tenggara selama periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengurangan plastik, termasuk kampanye kesadaran masyarakat, kebijakan pengelolaan sampah, dan inisiatif cleanup pantai, berkontribusi signifikan terhadap penurunan kepadatan limbah plastik di ekosistem pesisir. Peningkatan kualitas air dan indikasi pemulihan habitat biota laut juga tercatat di lokasi yang menerapkan upaya pengurangan limbah secara konsisten. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mengimplementasikan strategi pengurangan plastik untuk mendukung pemulihan ekosistem laut. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan kebijakan lingkungan yang efektif, sekaligus menekankan perlunya pendekatan holistik dan berkelanjutan untuk mengatasi pencemaran plastik di perairan regional.
Copyrights © 2026