Penelitian ini bertujuan mengonstruksi artikel ilmiah berbasis model matematika untuk menggambarkan dinamika kecanduan vape dengan mempertimbangkan faktor relaps pada mantan pengguna. Model dikembangkan menggunakan pendekatan kompartemen SEIR yang dimodifikasi, dengan empat kelompok populasi yaitu rentan, terpapar, kecanduan, dan pulih. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pemodelan matematika, pengumpulan data kuesioner terhadap 150 responden usia 15-30 tahun, penentuan nilai awal, formulasi sistem persamaan diferensial, analisis titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar, kestabilan lokal, dan simulasi numerik. Hasil menunjukkan bahwa nilai eigen negatif, yaitu -0,21 dan -0,26 nilai awal populasi terdiri atas 100 individu rentan, 20 terpapar, 20 kecanduan, dan 10 mantan pengguna. Nilai bilangan reproduksi dasar yang diperoleh sebesar R0 = 0,9157 sehingga berada di bawah ambang satu. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyebaran kecanduan vape cenderung dapat dikendalikan. Namun, relaps menyebabkan proses penurunan kecanduan berlangsung lebih lambat dan menimbulkan fluktuasi pada kelompok pulih. Kebaruan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan laju pemulihan mampu menekan kelompok terpapar dan kecanduan secara signifikan. Dengan demikian, pengendalian kecanduan vape perlu menggabungkan pencegahan, pemulihan, dan pencegahan kambuh secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026