Keamanan jaringan nirkabel tetap menjadi isu krusial seiring meningkatnya ancaman serangan Man-in-the-Middle (MitM), khususnya melalui metode Evil Twin. Serangan ini bekerja dengan menduplikasi Service Set Identifier (SSID) yang sah untuk mengelabui pengguna agar terhubung ke titik akses palsu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerentanan infrastruktur jaringan nirkabel terhadap penetrasi Evil Twin dengan mengimplementasikan metode network scanning. Metodologi penelitian mencakup tahap pemindaian paket data (ping sweep dan port scanning) untuk mendeteksi anomali pada alamat MAC dan kekuatan sinyal (Signal Strength). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pemindaian jaringan secara proaktif mampu mendeteksi keberadaan titik akses asing yang mencoba melakukan intersepsi data. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan protokol keamanan nirkabel yang lebih tangguh dan memberikan rekomendasi teknis bagi administrator jaringan dalam memitigasi risiko pencurian informasi sensitif. Kata Kunci: Keamanan Jaringan, Evil Twin, Network Scanning, Titik Akses, Kerentanan.
Copyrights © 2026