ABSTRACT This study aims to identify patterns in the preparation of literature reviews within Classroom Action Research (CAR) and to analyze their influence on research quality from both conceptual and methodological perspectives. The study employed a systematic literature review (SLR) approach guided by PRISMA, using articles obtained from Scopus, Google Scholar, and SpringerLink. Data analysis was conducted through content analysis and thematic synthesis to identify patterns, consistency, and weaknesses in the construction of argument reviews in CAR studies. The findings reveal that the major arguments presented in CAR articles remain predominantly descriptive and have not been able to establish strong conceptual relationships between theory and empirical findings. Furthermore, there is still no consistent standard for the systematic organization of argument reviews, resulting in less optimal scientific reasoning and theoretical foundations within the research. This condition affects the weak construction of classroom action research designs and the low integration among the references used. The study emphasizes that the structure of argument reviews plays a strategic role in developing conceptual frameworks, strengthening academic arguments, and systematically improving research quality. The novelty of this study lies in proposing an argumentative, critical, and conceptually interconnected model of argument review as an effort to enhance the quality of CAR publications. These findings are expected to serve as practical guidance for researchers and academics in developing more systematic, argumentative, and relevant argument reviews aligned with the needs of educational research. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola penyusunan kajian pustaka dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) serta menganalisis pengaruhnya terhadap kualitas penelitian secara konseptual dan metodologis. Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap artikel yang diperoleh dari Scopus, Google Scholar, dan SpringerLink. Analisis data dilakukan melalui content analysis dan thematic synthesis untuk menemukan pola, konsistensi, serta kelemahan dalam penyusunan kajian argumen PTK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa argument besar kajian argumen pada artikel PTK masih bersifat deskriptif dan belum mampu membangun hubungan konseptual yang kuat antara teori dan temuan empiris. Selain itu, belum terdapat standar sistematika kajian argumen yang konsisten sehingga argumentasi ilmiah dan dasar teoritis penelitian menjadi kurang optimal. Kondisi tersebut berdampak pada lemahnya konstruksi desain penelitian tindakan kelas dan rendahnya integrasi antarreferensi yang digunakan. Penelitian ini menegaskan bahwa struktur kajian argumen memiliki peran strategis dalam membangun kerangka konseptual, memperkuat argumentasi akademik, dan meningkatkan kualitas penelitian secara sistematis. Novelty penelitian terletak pada penawaran model kajian argumen yang argumentatif, kritis, dan berbasis keterhubungan konseptual sebagai upaya meningkatkan mutu publikasi PTK. Temuan ini diharapkan menjadi acuan praktis bagi peneliti dan akademisi dalam menyusun kajian argumen yang lebih sistematis, argumentative, dan relevan dengan kebutuhan penelitian pendidikan.
Copyrights © 2026