Penelitian ini mengkaji problematika pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di MTs Muhammadiyah Tallo yang menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep pembelajaran berpusat pada peserta didik dan praktik di kelas. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk problematika, menganalisis faktor penyebab, serta merumuskan implikasi perbaikannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap peserta didik kelas VII dan guru Bahasa Indonesia. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran telah berlangsung secara sistematis dan kondusif, namun belum optimal dalam mengakomodasi keberagaman karakteristik peserta didik. Problematika utama meliputi rendahnya partisipasi dan motivasi belajar sebagian siswa, keterbatasan variasi metode pembelajaran, serta perencanaan pembelajaran yang belum berbasis asesmen diagnostik. Selain itu, integrasi antara pembelajaran di kelas dan dukungan manajemen sekolah belum sepenuhnya efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa problematika pembelajaran bersifat multidimensional, sehingga diperlukan pendekatan yang adaptif melalui penerapan pembelajaran diferensiatif, penggunaan asesmen diagnostik, serta inovasi strategi pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Copyrights © 2026