Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH KARDUS SEBAGAI MEDIA MENGGAMBAR MOTIF RAGAM HIAS DENGAN MENGGUNAKAN CAT AKRILIK PADA SISWA KELAS X SMK GUNUNG SARI MAKASSAR Muhammad Ali Akbar; Muhammad Rapi; Ali Ahmad Muhdy
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 1 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6kh32032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemanfaatan limbah kardus sebagai media menggambar motif ragam hias serta kualitas karya yang dihasilkan siswa kelas X di SMK Gunung Sari Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes praktik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemanfaatan limbah kardus meliputi tahap persiapan alat dan bahan, pemotongan media, pembuatan sketsa motif ragam hias, serta proses pewarnaan menggunakan cat akrilik. Kualitas karya siswa dinilai berdasarkan aspek ide atau gagasan, kreativitas, serta penguasaan teknik dan media. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan limbah kardus sebagai media alternatif mampu mendukung proses kreatif siswa dalam pembelajaran seni rupa.
KAJIAN RAGAM HIAS MAKAM TUA KARAENG PALENGKEI (RAJA KE-18 BINAMU) DI KELURAHAN BONTORAMBA, KECAMATAN BONTORAMBA, KABUPATEN JENEPONTO Jupri; Muhammad Rapi; Muhammad Faisal
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 2 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/rvvy6z50

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan makna ragam hias pada makam tua Karaeng Palengkei (Raja ke-18 Binamu) di Kelurahan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi, klasifikasi, dan interpretasi data berdasarkan perspektif estetika arkeologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur makam berbentuk segi empat berundak empat yang merepresentasikan status sosial dan legitimasi kekuasaan raja. Ragam hias yang ditemukan meliputi motif fauna (macan, ayam, kuda), flora (bunga parenreng), serta geometris yang disusun secara repetitif dan variatif. Motif-motif tersebut memiliki representasi mimetik dan simbolik yang mencerminkan keberanian, kepemimpinan, kekuatan, serta relasi sosial raja dengan masyarakatnya. Ornamen tidak hanya berfungsi dekoratif, tetapi juga menjadi media naratif yang merepresentasikan nilai historis dan kearifan lokal masyarakat Binamu. Dengan demikian, makam ini memiliki signifikansi estetis, simbolik, dan kultural sebagai warisan budaya Sulawesi Selatan.
Problematika Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di MTS Muhammadiyah Tallo Salam Salam; Muhammad Rapi; Atika Nurul Asdah; Nurul Azisyah Amini Amiruddin; Yasdin Yasdin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12588

Abstract

Penelitian ini mengkaji problematika pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di MTs Muhammadiyah Tallo yang menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep pembelajaran berpusat pada peserta didik dan praktik di kelas. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk problematika, menganalisis faktor penyebab, serta merumuskan implikasi perbaikannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap peserta didik kelas VII dan guru Bahasa Indonesia. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran telah berlangsung secara sistematis dan kondusif, namun belum optimal dalam mengakomodasi keberagaman karakteristik peserta didik. Problematika utama meliputi rendahnya partisipasi dan motivasi belajar sebagian siswa, keterbatasan variasi metode pembelajaran, serta perencanaan pembelajaran yang belum berbasis asesmen diagnostik. Selain itu, integrasi antara pembelajaran di kelas dan dukungan manajemen sekolah belum sepenuhnya efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa problematika pembelajaran bersifat multidimensional, sehingga diperlukan pendekatan yang adaptif melalui penerapan pembelajaran diferensiatif, penggunaan asesmen diagnostik, serta inovasi strategi pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Implementasi Kegiatan Asistensi Mengajar Dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar Muhammad Rapi; Sakaria Sakaria; Salam Salam; Deni Indrawan; Riska Riska; Azharina Azharina; Apriani Apriani; Fahira Raihani Ananda S; Junaedi Wardana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12719

Abstract

Kegiatan asistensi mengajar merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan asistensi mengajar dalam meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri siswa di UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan asistensi mengajar dilaksanakan melalui beberapa program kerja, yaitu workshop puisi, workshop cerpen, workshop pidato, musikalisasi puisi, lomba karya sastra, dan pemasangan poster edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan asistensi mengajar memberikan dampak positif terhadap siswa, terutama dalam meningkatkan kreativitas, keaktifan, kemampuan literasi, dan rasa percaya diri siswa dalam berbicara maupun tampil di depan umum. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam memahami proses pembelajaran dan mengelola kelas. Dengan demikian, implementasi kegiatan asistensi mengajar dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia serta pengembangan karakter siswa.