Sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah berpotensi menimbulkan masalah lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengolahan sisa makanan MBG menjadi pupuk kompos kepada siswa SMPN 2 Plered, Kabupaten Cirebon, sekaligus menumbuhkan pengetahuan dan keterampilan awal mereka dalam pengelolaan sampah organik di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan praktik langsung pembuatan kompos menggunakan bahan baku sisa MBG, daun kering, dan bioaktivator EM4. Kegiatan diikuti oleh perwakilan 20 siswa kelas VII yang menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama seluruh tahapan. Proses pengomposan berlangsung efektif dalam tiga hingga empat pekan dan menghasilkan kompos matang dengan ciri kematangan berupa warna cokelat kehitaman, tekstur remah, dan aroma tanah humus. Kompos yang dihasilkan selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung penghijauan di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung efektif menumbuhkan kesadaran dan memperkenalkan keterampilan siswa dalam pengelolaan limbah organik, sekaligus membuktikan bahwa sisa makanan MBG dapat diolah menjadi sumber daya bernilai guna bagi sekolah. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengelolaan sisa MBG berbasis kompos yang dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah lain di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Copyrights © 2026