Penelitian ini mengkaji hubungan antara disiplin kerja dan kinerja karyawan dengan menggunakan tempat kerja di Puskesmas Perumnas Lubuk Tanjung di Kota Lubuklinggau sebagai variabel mediasi. Partisipan penelitian ini, yang menggunakan metodologi kuantitatif, berjumlah 39 pekerja. Hasilnya, metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Seluruh partisipan diberikan kuesioner untuk diisi guna mengumpulkan data penelitian. Pendekatan PLS (Partial Least Squares) digunakan untuk memproses dan menganalisis data guna menentukan hubungan struktural antara variabel penelitian. Nilai koefisien jalur analisis sebesar 0,920 dan tingkat signifikansi kurang dari 5% (t-statistik 6,523 lebih besar dari t-tabel 1,96 dan nilai P 0,000) menunjukkan bahwa disiplin kerja memiliki dampak yang menguntungkan dan substansial terhadap kinerja karyawan. Namun, temuan uji dampak tidak langsung menunjukkan bahwa tempat kerja tidak bertindak sebagai faktor mediasi dalam hubungan antara kinerja karyawan dan disiplin kerja. Nilai statistik t adalah 0,134, yang lebih tinggi dari 1,96, koefisien jalur adalah -0,022, dan nilai P adalah 0,894, yang lebih tinggi dari ambang batas signifikansi 0,05. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa lingkungan kerja tidak berperan sebagai mediator antara disiplin kerja dan kinerja karyawan di Puskesmas Perumnas Lubuk Tanjung di Kota Lubuklinggau.
Copyrights © 2025