Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Discovery Learning berbantuan aplikasi teknologi asistif berbasis web “Keping Bilah” terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tunarungu, ditinjau dari tingkat self-efficacy. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan dominasi desain Single Subject Research (SSR) tipe A-B-A. Penelitian dilaksanakan di SLB N Boyolali dengan melibatkan tiga siswa tunarungu jenjang SMA-LB. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis pada fase baseline A1, intervensi B, dan baseline A2, serta didukung oleh angket self-efficacy, observasi perilaku, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan aplikasi “Keping Bilah” efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tunarungu. Peningkatan ini ditandai dengan kenaikan level skor yang signifikan, perubahan kecenderungan arah yang positif dan kestabilan data pada fase baseline akhir. Siswa dengan tingkat self-efficacy tinggi menunjukkan peningkatan yang lebih stabil dan konsisten dibandingkan siswa dengan self-efficacy rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi Discovery Learning dengan teknologi asistif visual berbasis web merupakan pendekatan yang efektif dan inklusif bagi siswa tunarungu. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah subjek yang lebih banyak, menguji aplikasi pada materi matematika lain, serta mengembangkan fitur aplikasi yang lebih adaptif sesuai karakteristik siswa tunarungu di berbagai jenjang pendidikan.
Copyrights © 2026