Penelitian ini penting dilakukan untuk menghasilkan media berbasis kearifan lokal yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran monopoli berbasis kearifan loal yang memenuhi aspek valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model ADDIE meliputi analyze, design, develop, implement, and evaluate. Subjek penelitian adalah kelas IV sekolah dasar terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, angket kepraktisan, tes kemampuan berpikir kritis, dan lembar observasi kolaborasi. Analisis data meliputi kulitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dan praktis berdasarkan penilaian ahli, guru, dan respon siswa. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) pada aspek berpikir kritis dan kolaborasi. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media monopoli berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa. Media berbasis permainan yang terintegrasi dengan kearifan lokal mampu menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna, sehingga mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21. Rekomendasi penelitian selanjutnya melibatkan sampel yang lebih luas, mengembangkan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif, dan mengkaji dampak jangka panjang penggunaan media serta pengembangan media berbasis digital dan eksplorasi variabel lain seperti motivasi belajar, kreativitas, dan literasi budaya juga perlu dilakukan.
Copyrights © 2026