Kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih tergolong rendah, sedangkan kemampuan tersebut penting dalam pembelajaran matematika. Salah satu faktor yang memiliki keterkaitan dengan kemampuan berpikir kritis matematis adalah self-confidence. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas XI di salah satu SMA di Riau berdasarkan tingkat self-confidence yang dimiliki. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir kritis matematis pada materi matriks yang terdiri dari 6 soal yang sesuai dengan indikator kemampuan berpikir kritis matematis, angket skala self-confidence yang terdiri dari 23 pernyataan, dan pedoman wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi metode untuk memperoleh data yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan self-confidence tinggi memiliki kemampuan berpikir kritis matematis yang lebih baik dibandingkan siswa dengan self-confidence sedang dan rendah. Siswa dengan self-confidence sedang menunjukkan kemampuan berpikir kritis matematis berkategori cukup, sedangkan siswa dengan self-confidence rendah, hasil kemampuan berpikir kritis matematisnya berkategori kurang. Demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat self-confidence siswa, maka semakin baik pula kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Copyrights © 2026