Pembelajaran IPA masih sering berfokus pada hafalan sehingga pemahaman konsep peserta didik belum optimal, khususnya pada materi sistem pencernaan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Pemanfaatan konteks nyata dalam pembelajaran masih belum dilakukan secara maksimal sehingga peserta didik kesulitan menghubungkan konsep dengan pengalaman nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap pemahaman konsep peserta didik pada materi sistem pencernaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain pretest-posttest nonequivalent control group. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling di MTsN 2 Bungo, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, terdiri dari kelas VIII E sebagai kelas eksperimen dan VIII F sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 30 peserta didik. Instrumen penelitian berupa tes esai yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, N-Gain, dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 86,32% berkategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 42,94% berkategori sedang. Hasil uji Mann-Whitney memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelas. Oleh karena itu, model CTL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep peserta didik.
Copyrights © 2026