Kajian ini bertujuan memetakan pendekatan pedagogis dalam pembelajaran musik kreatif di perguruan tinggi serta menjelaskan orientasi, potensi, keterbatasan, dan celah kajian dalam literatur. Penelitian menggunakan kajian literatur terstruktur berorientasi pemetaan pedagogis melalui seleksi purposif terhadap 24 rujukan akademik berupa artikel jurnal, buku akademik, dan bab buku. Data dianalisis secara tematik dengan memperhatikan metode pembelajaran, aktivitas kreatif, relasi belajar, teknologi, asesmen, dan konteks budaya. Hasil kajian menunjukkan enam klaster pedagogis, yaitu project-based learning, improvisasi dan eksperimen musikal, kolaborasi digital, komposisi bebas, inquiry-based learning, dan peer learning. Kajian ini juga menemukan tiga dimensi lintas klaster, yaitu musik lokal, teknologi, dan asesmen kreativitas. Sintesis kajian menghasilkan empat prinsip pedagogis: kebebasan yang terstruktur, praktik autentik, pembelajaran sosial-reflektif, dan orientasi kontekstual-kultural. Artikel ini menegaskan bahwa pembelajaran musik kreatif di perguruan tinggi perlu menghubungkan metode, konteks budaya, teknologi, dan asesmen kreativitas musikal. Kontribusi utama artikel terletak pada penyusunan peta pedagogis, bukan pada penentuan metode pembelajaran paling efektif.
Copyrights © 2026