Ikan selar kuning (Selaroides leptolepis) merupakan salah satu sumber daya perikanan yang melimpah di Indonesia, terutama di wilayah perairan Selat Malaka.Walaupun hasil tangkapan sering di ddartkan di Pelabuhan Perikana Samudera Belawan, tren produktivitas tahunan menunujukkan penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola musim penangkapan dan produktivitas ikan selar kuning yang didaratkan di PPS Belawan. Penilitian ini dilaksanakan pada bula April dan Mei 2024 di PPS Belawan. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan nelayan pengguna alat tangkap pukat cincin dan pukat tarik. Analisis dilakukan menggunakan metode Catch Per Unit Effort (CPUE) yang telah distandarkan melalui Fishing Power Index (FPI), serta analisis Indeks Musim Penangkapan (IMP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi tertinggi terjadi pada tahun 2018 sebesar 24.646,12 ton dengan nilai CPUE 0,14 ton/trip, sedangkan produksi terendah terjadi pada tahun 2022 sebesar 936,44 ton dengan nilai CPUE 3,33 ton/trip. Beberapa faktor yang memengaruhi nilai CPUE antara lain jumlah trip penangkapan, jumlah anak buah kapal (ABK), jumlah umpan, ukuran kapal (GT), kekuatan mesin, dan jumlah bahan bakar. Berdasarkan analisis musim penangkapan, bulan Mei dikategorikan sebagai musim peralihan I dengan IMP sebesar 81,33%, sedangkan bulan Juni merupakan puncak musim penangkapan dengan IMP mencapai 147,61%. Penelitian ini menyarankan agar nelayan memanfaatkan musim puncak untuk meningkatkan efisiensi dan hasil tangkapan.
Copyrights © 2026