Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi hasil tangkapan utama dan tangkapan sampingan pada perikanan pancing tonda yang berpangkalan di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui pendekatan survei lapangan. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap hasil tangkapan, wawancara dengan nelayan, serta dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan instansi terkait. Analisis data meliputi komposisi hasil tangkapan, proporsi tangkapan utama dan sampingan, serta identifikasi spesies dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi hasil tangkapan didominasi oleh ikan pelagis besar, terutama tuna dan cakalang. Proporsi tangkapan utama mencapai 97%, sedangkan tangkapan sampingan hanya sebesar 3%, yang menunjukkan tingkat selektivitas alat tangkap yang sangat tinggi. Spesies dominan adalah tuna (57,13%) dan cakalang (39,99%), yang secara kumulatif mencapai sekitar 97% dari total hasil tangkapan. Tangkapan sampingan seperti lemadang, tenggiri, dan tongkol memiliki kontribusi yang relatif kecil. Hasil ini menunjukkan bahwa pancing tonda merupakan alat tangkap yang efisien dan ramah lingkungan, namun tetap memerlukan pengelolaan yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian sumber daya ikan pelagis.
Copyrights © 2026