Penelitian ini mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai Puskesmas Tarusan Pesisir Selatan, merespons capaian kinerja cukup (87-88%) pada UKM esensial dan UKP tahun 2024 akibat kepemimpinan kurang optimal, disiplin rendah, dan motivasi lemah. Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer memerlukan SDM berkualitas tinggi untuk pemberdayaan masyarakat melalui UKBM.Metode kuantitatif kausal menggunakan SEM-PLS terhadap 65 karyawan tetap (sensus) dengan kuesioner skala Likert, analisis TCR, dan SmartPLS 3.0. Responden mayoritas perempuan usia produktif dengan pendidikan S1 dan pengalaman kerja menengah; semua variabel dinilai "baik". Hasil menunjukkan gaya kepemimpinan dan disiplin kerja meningkatkan motivasi kerja secara signifikan. Disiplin kerja berpengaruh langsung kuat terhadap kinerja pegawai, sementara motivasi kerja menjadi prediktor terkuat. Motivasi memediasi hubungan keduanya terhadap kinerja,
Copyrights © 2026