Di era transformasi digital, organisasi dituntut untuk mengadopsi teknologi guna mempertahankan keberlangsungan dan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam mewujudkan efisiensi operasional organisasi. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana integrasi teknologi informasi dan tata kelola data dapat mereduksi hambatan birokrasi serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur (literature review). Data sekunder dikumpulkan dari berbagai publikasi ilmiah bereputasi dalam rentang waktu lima tahun terakhir untuk disintesis secara kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIM yang efektif mampu meningkatkan akurasi data dan meminimalisir redundansi kerja melalui otomasi proses bisnis. Temuan utama mengindikasikan bahwa keberhasilan efisiensi operasional sangat bergantung pada kualitas tata kelola data dan kesiapan sumber daya manusia dalam beradaptasi dengan sistem digital. Kesimpulannya, SIM bertindak sebagai instrumen strategis yang mengubah data menjadi aset operasional yang berharga, sehingga menciptakan ekosistem kerja yang lebih responsif dan produktif di era digital.
Copyrights © 2026