Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pelatihan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening pada Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Metode pengumpulan data dilakukan malalui survei dengan menyebarkan kuesioner kepada pegawai Inspektorat Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian berdasarkan uji parsial menunjukkan bahwa Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Selanjutnya, Pelatihan dan Motivasi Kerja masing-masing berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai, serta Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Namun demikian, hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa Pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening, dan Motivasi Kerja juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja pada Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci.
Copyrights © 2026