Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat dan berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi serius. Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh mencatat peningkatan kasus DM tipe 2 dari 841 kasus pada tahun 2023 menjadi 1.209 kasus pada tahun 2024. Self management menjadi kunci utama dalam pengendalian penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi self management pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien DM tipe 2 sebanyak 1.209 orang dengan sampel 92 responden yang diambil menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner, dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self management kurang (65,2%). Responden juga didominasi oleh pengetahuan kurang (63,0%), kemampuan beraktivitas kurang (62,0%), dukungan keluarga kurang (63,0%), dan self efficacy rendah (64,1%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,001), kemampuan beraktivitas (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,001), dan self efficacy (p=0,001) dengan self management. Disimpulkan bahwa seluruh variabel independen memiliki hubungan yang signifikan dengan self management. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kesehatan, dukungan keluarga, serta penguatan aspek psikososial guna meningkatkan kemampuan self management pasien DM tipe 2.
Copyrights © 2026