Syafratul Muna
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SELF MANAGEMENT PADA PASIEN DM TIPE 2 DIPUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH TAHUN 2025 Syafratul Muna; Farrah Fahdhienie; Hanifah Hasnur
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i2.58409

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat dan berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi serius. Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh mencatat peningkatan kasus DM tipe 2 dari 841 kasus pada tahun 2023 menjadi 1.209 kasus pada tahun 2024. Self management menjadi kunci utama dalam pengendalian penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi self management pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien DM tipe 2 sebanyak 1.209 orang dengan sampel 92 responden yang diambil menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner, dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self management kurang (65,2%). Responden juga didominasi oleh pengetahuan kurang (63,0%), kemampuan beraktivitas kurang (62,0%), dukungan keluarga kurang (63,0%), dan self efficacy rendah (64,1%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,001), kemampuan beraktivitas (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,001), dan self efficacy (p=0,001) dengan self management. Disimpulkan bahwa seluruh variabel independen memiliki hubungan yang signifikan dengan self management. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kesehatan, dukungan keluarga, serta penguatan aspek psikososial guna meningkatkan kemampuan self management pasien DM tipe 2.