Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan efikasi diri terhadap burnout pada mahasiswa pekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pekerja dengan jumlah sampel sebanyak 227 responden yang diperoleh menggunakan teknik Convenience Sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap burnout dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Efikasi diri juga memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap burnout dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05). Secara simultan, dukungan sosial dan efikasi diri memiliki pengaruh signifikan terhadap burnout dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,177 yang berarti bahwa dukungan sosial dan efikasi diri memberikan kontribusi sebesar 17,7% terhadap burnout pada mahasiswa pekerja, sedangkan sisanya sebesar 82,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial dan efikasi diri dapat membantu menurunkan tingkat burnout pada mahasiswa pekerja.
Copyrights © 2026