Desa Wisata Kampung Majapahitan Bejijong merupakan salah satu destinasi wisata berbasis budaya di Kabupaten Mojokerto yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan resiliensi pelaku industri homestay melalui pendekatan Asset Based Community Development. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan rasionalistik, serta teknik penentuan informan menggunakan snowball sampling yang melibatkan empat informan kunci. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku industri homestay memiliki aset sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan yang cukup potensial dalam mendukung keberlanjutan pariwisata. Namun demikian, pemanfaatan aset tersebut belum optimal karena keterbatasan kapasitas dalam pengelolaan sampah, pemahaman nilai budaya, serta strategi promosi. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan melalui pelatihan pengelolaan sampah, pemahaman makna fasad arsitektur Majapahitan, serta penguatan branding melalui media promosi wisata. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi resiliensi berbasis aset lokal guna mendukung keberlanjutan desa wisata berbasis homestay.
Copyrights © 2026