Makarios: Jurnal Teologi Kontekstual
Vol 5 No 1 (2026): Mei

Perceraian Dalam 1 Korintus 7: 10-11

Jeny Marlin (Sekolah Tinggi Teologi Star)
Edo Wardo Parsaoran Sitorus (Sekolah Tinggi Teologi Star)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Pernikahan sesungguhnya bukanlah sesuatu hal yang kebetulan melainkan rencana Allah, karena itu apa yang sudah dipersatukan oleh Allah tidak boleh diceraikan manusia, (I Korintus 7:10-11). Namun kenyataannnya suara kekristenan tidak bulat dalam menanggapi hal ini, sebab masih ada keluarga Kristen yang bercerai, kemudian ada gereja yang mengijinkan perceraian. Tujuan penelitian ini adalah agar kekristenan tidak menutup mata terhadap fenomena-fenomena yang banyak terjadi dewasa ini, tidak salah dalam memandang dan menginterpretasi bagian alkitab yang berbicara tentang perceraian, salah satunya di dalam 1 Korintus 7:10-11 sehingga setiap pasangan tidak mengakhiri pernikahan bagaimanapun keadaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif desktiptif melalui pendekatan kajian pustaka dengan melakukan proses eksegesis membahas secara mendalam, dilengkapi dengan buku-buku maupun jurnal yang mendukung. Berdasarkan hasil penelitian, Paulus memberikan perintah yang sesungguhnya itu merupakan perintah dari Tuhan Yesus bahwa didalam pernikahan Kristen tidak boleh sekalipun diberikan peluang dengan alasan apapun suami dan istri bercerai.  Bagi pasangan Kristen yang sudah sempat bercerai, Paulus memerintahkan supaya tidak boleh menikah lagi sampai salah satu dari mereka meninggal atau jikalau tidak demikian maka mereka berdamai atau rujuk kembali. Sebagai kesimpulan bahwa dalam kekristenan perceraian tidak diizinkan sama sekali bagaimanapun keadaannya. Pasangan   harus memiliki pemahaman dan perilaku yang benar terhadap perceraian sehingga tidak mengakhiri pernikahan bagaimanapun keadaannya.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

makarios

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Jurnal Makarios merupakan wadah publikasi ilmiah dari hasil penelitian Teologi Kontekstual yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Injil Indonesia. Jurnal Makarios menerima artikel dari semua dosen, mahasiswa, dan alumni di lingkungan Sekolah Tinggi ...