Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan dan kebijakan pesantren terhadap minat berwirausaha santri dengan sikap kewirausahaan sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan analisis statistik deskriptif melalui SPSS dan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS terhadap 116 santri Pondok Pesantren Darut Taqwa Ngembeh, Mojokerto, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap kewirausahaan, demikian pula kebijakan pesantren. Sikap kewirausahaan berpengaruh dominan terhadap minat berwirausaha. Namun, pengaruh langsung pendidikan kewirausahaan dan kebijakan pesantren terhadap minat berwirausaha tidak signifikan. Uji mediasi menunjukkan jalur kebijakan pesantren tergolong mediasi penuh, sedangkan jalur pendidikan kewirausahaan tergolong mediasi parsial komplementer. Temuan ini menegaskan bahwa sikap kewirausahaan berperan sebagai jembatan utama yang menghubungkan intervensi institusional pesantren dengan minat berwirausaha santri, sehingga pembentukan minat berwirausaha pada lingkungan pesantren bersifat afeksi-sentris dan tidak dapat ditumbuhkan semata melalui program dan regulasi.
Copyrights © 2026