Damianus Journal of Medicine
Vol 25 No 1 (2026): Damianus Journal of Medicine

Kendala dalam Pengelolaan Mandiri pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Paling Timur di Indonesia

Visakha Revana Irawan (Department of Internal Medicine, Mandaya Royal Hospital Puri)
Natalin Allorerung (Department of Internal Medicine, Merauke Regional General Hospital)
David Susanto (Department of Neurology, Primaya Hospital Bekasi Barat)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Pendahuluan: Pengelolaan mandiri berperan penting dalam menangani diabetes melitus tipe 2 (DMT2) secara efektif dan mampu mencegah komplikasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh pasien dengan DMT2 di Kabupaten Merauke, Papua Selatan dalam menjalankan pengelolaan mandiri dan menentukan faktor-faktor yang berkaitan dengan kendala tersebut. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain penelitian potong lintang (cross sectional) yang melibatkan 104 pasien dengan DMT2 di Poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke. Seluruh pasien dinilai untuk mengetahui apakah terdapat kendala dalam pengelolaan mandiri terhadap DMT2 dengan menggunakan Diabetes Obstacles Questionaire (DOQ). Analisis bivariat chi-square digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang berkaitan dengan kendala pengelolaan mandiri pada pasien. Hasil: Pasien dengan DMT2 menghadapi kendala pada tiga komponen dalam DOQ, yaitu kendala dalam pemantauan gula darah secara mandiri (SMBG), kendala dalam menanggulangi DM, dan kendala dalam saran dan dukungan. Analisis bivariat chi-square menunjukkan bahwa status sosial ekonomi (SSE) berhubungan dengan kendala dalam menanggulangi DMT2 dan kurangnya dukungan sosial pada pasien dengan DMT2. Selain itu, SSE juga menunjukkan kecenderungan hubungan dengan kendala dalam melakukan SMBG. OR untuk kendala dalam melakukan SMBG adalah 3,09 (IK 95% 0,98–9,70), pengorbanan yang harus dilakukan dalam pengendalian DMT2 sebesar 4,75 (IK 95% 1,32–17,08), dan kurangnya dukungan sosial sebesar 3,74 (IK 95% 1,12–12,52). Simpulan: Tiga kendala utama dalam pengelolaan mandiri pada pasien dengan DMT2 di Kabupaten Merauke adalah kesulitan melakukan SMBG, persepsi bahwa pengendalian DMT2 memerlukan banyak pengorbanan, dan kurangnya dukungan sosial. SSE yang lebih rendah berhubungan dengan kendala dalam menanggulangi DMT2 dan kurangnya dukungan sosial, serta menunjukkan kecenderungan hubungan dengan kendala dalam melakukan SMBG. Temuan ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi pasien dalam upaya meningkatkan pengelolaan mandiri DMT2.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

damianus

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Damianus Journal of Medicine (DJM) merupakan jurnal ilmiah kedokteran yang memuat informasi di bidang kedokteran dan kesehatan terkini. DJM diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Damianus Journal of Medicine terbit sejak tahun 2002 dan diterbitkan 2 kali per ...