Pemanfaatan limbah kulit kerang sebagai material alternatif pada konstruksi perkerasan jalan menjadi salah satu upaya untuk mengurangi limbah sekaligus meningkatkan nilai guna material lokal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik volumetrik dan Marshall campuran Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) dengan penggunaan serbuk kulit kerang sebagai substitusi agregat halus. Metode penelitian menggunakan pengujian Marshall berdasarkan spesifikasi Bina Marga dengan variasi kadar serbuk kerang sebesar 0%, 15%, 30%, 50%, dan 75%. Parameter yang dianalisis meliputi kepadatan, stabilitas, flow, Void in Mix (VIM), Void Filled with Asphalt (VFA), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Marshall Quotient (MQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar serbuk kulit kerang menyebabkan nilai kepadatan, stabilitas, VFA, dan MQ menurun, sedangkan nilai flow, VIM, dan VMA meningkat. Nilai stabilitas tertinggi diperoleh pada variasi 15% sebesar 1174,25 kg. Berdasarkan evaluasi parameter Marshall, campuran dengan kadar serbuk kulit kerang 15%–30% masih memenuhi spesifikasi AC-BC. Pemanfaatan serbuk kulit kerang berpotensi menjadi material alternatif ramah lingkungan pada campuran perkerasan jalan, namun penggunaan kadar tinggi tidak direkomendasikan karena menurunkan kualitas campuran.
Copyrights © 2026