Naskah film Aku merupakan skenario yang ditulis Sjuman sebagai bagian dari proyek film biografis tentang Chairil Anwar, salah satu tokoh penting dalam Angkatan ’45. Kajian ini berfokus pada aspek gaya bahasa yang terdapat dalam naskah film tersebut. Tujuan dari kajian ini untuk menganalisis gaya bahasa kiasan melalui sudut pandang stilistika. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang berlandaskan pada teori gaya bahasa Keraf. Data dihimpun melalui baca dan catat, berupa kata, frasa, klausa, atau kalimat yang memuat kiasan. Analisis dilakukan dengan tahapan analisis konten yang dikemukakan Endraswara, meliputi pengadaan data, proses inferensi dan analisis, serta validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah film Aku memuat gaya bahasa simile, metafora, alegori, personifikasi, alusi, epitet, sinekdoke, metonimia, antonomasia, hipalase, ironi, sinisme, dan sarkasme. Penggunaan gaya bahasa tersebut memperkuat citraan penglihatan dan pendengaran, membangun suasana dramatik dan emosional, serta memperdalam makna simbolis dalam cerita. Metafora dan personifikasi digunakan untuk menghadirkan suasana muram, pergolakan batin, dan visualisasi adegan secara lebih hidup, sedangkan ironi membuat konflik dalam cerita terasa lebih realistis. Adapun sinisme dan sarkasme memperkuat karakter Chairil Anwar sebagai sosok yang keras, bebas, kritis, dan emosional. Kajian ini diharapkan mampu memperluas apresiasi terhadap drama di Indonesia.
Copyrights © 2026