TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian
Vol 17 No 2 (2026)

Pengaruh substitusi tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) dan tepung kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) terhadap sifat kimia dan organoleptik brownies crispy

Rina Kurniati (Program Studi Agroindustri, Politeknik Negeri Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia)
Ningrum Dwi Hastuti (Program Studi Agroindustri, Politeknik Negeri Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia)
Ayu Dian Pratiwi Permatahati (Program Studi Agroindustri, Politeknik Negeri Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia)
Nurimansyah (Program Studi Agroindustri, Politeknik Negeri Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia)
Rois Indriawan (Program Studi Agroindustri, Politeknik Negeri Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2026

Abstract

Brownies crispy adalah makanan manis berbahan dasar cokelat yang terbuat dari tepung terigu, ditandai dengan kandungan protein nabati yang rendah dan indeks glikemik yang tinggi, sehingga tidak cocok untuk siapa pun yang mencari pola makan bergizi seimbang. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) dan tepung kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) terhadap sifat kimia dan organoleptik brownies crispy, serta menentukan formulasi terbaik. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan tiga perlakuan: P1 (75% mocaf : 25% tepung kacang merah), P2 (50% mocaf : 50% tepung kacang merah), dan P3 (25% mocaf : 75% tepung kacang merah). Karakteristik yang dievaluasi meliputi analisis kimia kandungan air dan protein, serta penilaian organoleptik aroma, rasa, tekstur, dan warna menggunakan metode hedonik dengan 25 panelis yang tidak terlatih. Data dianalisis dengan menggunakan One-Way ANOVA pada tingkat signifikansi 5%, kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rasio tepung kacang merah secara signifikan memengaruhi kandungan air (1,33%–3,89%) dan kandungan protein (2,68%–10,93%). Seluruh perlakuan memenuhi standar kadar air SNI 2973-2011 (maksimal 5%), sedangkan P2 dan P3 memenuhi standar minimum kadar protein 5%. Dari segi organoleptik, tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap atribut organoleptik, termasuk aroma, rasa, tekstur, dan warna. Semua perlakuan menunjukkan hasil yang sebanding di semua kriteria. Perlakuan terbaik adalah P2 (50% mocaf : 50% tepung kacang merah) dengan kadar protein 5,33%, kadar air 3,55%, nilai hedonik tekstur tertinggi (6,16), serta aroma dan rasa yang disukai panelis sesuai standar mutu SNI 2973-2011.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Teknologi-Pangan

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

The Journal of Food Technology is a Food Technology scientific information and communication media aimed at accommodating and communicating the results of research and service of students, lecturers and researchers. The fields of science include food science, technology, and processed food products, ...